What’s up!


10622823_10152601596828644_1308972134685179739_n

10614204_10152602417788644_5523202159265068425_n

AL-QUR’AN

Al-Qur’an merupakan kalam (perkataan) Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Al-Qur’an menempati posisi sebagai sumber utama dan pertama seluruh ajaran Islam. Al-Qur’an berfungsi sebagai pedoman bagi umat muslim dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Al-Qur’an diturunkan secara bertahap selama 23 tahun masa kenabian Nabi Muhammad SAW. Ayat pertama yang diturunkan adalah surah Al-Alaq ayat 1-5. Adapun menurut jumhur ulama, wahyu terakhir yang turun adalah ayat ke 3 surah Al-Maai’dah. Ayat Al-Qur’an dibagi menjadi 2 jenis, yaitu ayat Makkiyah dan ayat Madaniyyah.

Ayat Makkiyah adalah ayat yang diturunkan ketika Nabi Muhammad SAW berada di Mekah. Ayat Makkiyah berjumlah 4.726 yang tersebar dalam 89 surah.

Ayat Madaniyyah adalah ayat yang diturunkan setelah Nabi Muhammad SAW hijrah Madinah. Adapun ayat Madaniyyah berjumlah 1.510 yang tersebar dalam 25 surah.

Isi Al-Qur’an

Al-Qur’an berisi 30 juz dan 114 surah. Menurut ulama Kufah, Al-Qur’an terdiri dari 6.236 ayat, sedangkan menurut As-Suyuti (ahli Al-Qur’an dari Mesir) Al-Qur,an terdiri atas 6.000 ayat. Adapun Al-Alusi (ahli tafsir dari Baghdad) dalam kitab tafsirnya Ruuh al-Ma;aanii fii Tafsir Al-Qur’an Al-Aziim wa as-Sab’al-Masaanii menyebutkan bahwa Al-Qur’an memiliki sekitar 6.616 ayat.

Perbedaan ini terletak pada cara pandang ulama itu terhadap kalimat basmalah pada awal surah dan lafal pembuka surah, seperti Alif Laam Miim, Yaasiin, dan Haa Miim.

Secara keseluruhan isi Al-Qur’an dapat diklasifikasikan ke dalam tiga pembahasan pokok, yaitu:

1)pembahasan mengenai prinsip-prinsip akidah (keimanan)

2)pembahasan menyangkut prinsip-prinsip ibadah

3)Pembahasan yang berkenaan dengan prinsip-prinsip syariat.

Mushaf Al-Qur’an

Pada jaman Nabi Muhammad SAW, Al-Qur’an tidak pernah dibukukan secara utuh. Setiap kali Nabi Muhammad SAW menerima wahyu, para sahabat yang pandai baca tulis segera dipanggil untuk mencatatnya disamping sahabat-sahabat yang menghafalnya.

Pada masa Abu Bakar As-Siddiq diadakan penulisan ulang Al-Qur’an dengan memakai lembaran-lembaran kertas (suhuf). Lembaran-lembaran yang bertuliskan ayat-ayat Al-Qur’an itu kemudian diikat dengan benang sehingga membentuk satu mushaf (kumpulan lembaran).

Untuk menjadi sebuah mushaf, Al-Qur’an memerlukan proses yang melibatkan beberapa orang dalam kurun waktu yang relatif panjang. Proses pengumpulan tersebut meliputi penyampaian lisan, pengumpulan catatan, dan kodifikasi hingga menjadi mushaf Al-Qur’an.

Sumber Utama Rujukan

Selama sejarahnya yang panjang, Al-Qur’an telah berperan sebagai unsur utama pembentuk kepribadian ajaran Islam. Dalam Islam, Al-Qur’an berkedudukan sebagai kitab suci yang merupan sumber utama rujukan segala hal yang berkaitan dengan kepercayaan, peribadahan, pedoman moral, serta perilaku individual dan sosial.

Umat Islam meyakini bahwa kalam Ilahi ini merupakan mukjizat. Jika orang hendak mengetahui hakikat ajaran Islam yang asli, maka ia harus menatap pada Al-Qur’an, menyimaknya secara mendalam, dan menhikmatinya.

Mukjizat Terbesar

Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW. Al-Qur’an dianggap sebagai mukjizat karena kitab suci ini dapat mengalahkan kepiawaian bangsa Arab Mekah yang saat itu terkenal mahir dalam puisi dan sastra. Mukjizat Al-Qur’an dapat dilihat dari 2 segi, yaitu bahasa dan kandungannya.

Dari segi bahasa, para ulama sepakat bahwa Al-Qur’an memiliki usluub (gaya bahasa) yang tinggi, fasaahah (ungkapan yang jelas), dan balaagah (kefasihan lidah) yang dapat mempengaruhi jiwa pembaca dan pendengarnya.

Dari segi kandungannya, Al-Qur’an dapat dilihat dari 3 aspek:

1)merupan isyarat ilmiah, Al-Qur’an banyak berisi informasi ilmu pengetahuan walaupun hanya dalam bentuk isyarat ilmiah.

2)merupakan sumber hukum

3)menerangkan suatu ‘ibaarat (teladan) dan kabar gaib, baik yang terjadi pada masa lalu, sekarang, maupun yang akan datang.

Bahasa dan Struktur Istimewa

Al-Qur’an pun memuat sejumlah kisah nabi-nabi dan bangsa-bangsa yang hidup pada jaman dulu. Al-Qur’an bukanlah teks ‘linear’ yang mencakup urutan kronologis ( awal, pertengahan, dan akhir). Al-Qur’an adalah prosa berirama (ritmik), puisi epik (kepahlawanan), dan simfoni yang keseluruhannya terangkum dalam teks yang indah. Al-Qur’an memiliki susunan berbingkai yang menghubungkan setiap kata dengan kata lain dl;am suatu irama, rima, dan makna.

Struktur Al-Qur’an menjamin tidak ada satu titik pun dalam teksnya yang dapat diubah karena perubahan sekecil apapun akanmembuat teks tersebut kehilangan rimanya. Bahasa dan struktur Al-Qur’an yang istimewa membuatnya relatif mudah dihafal. Bahasanya membimbing pembacanya kata demi kata, strukturnya memandu dari ayat ke ayat, dihidupkan oleh gaya yang kaya akan tamsil (perumpamaan) dan keindahan.

Membaca Al-Qur’an adalah bentuk seni yang amat maju. Pada saat ini ada jutaan orang yang hafal Al-Qur’an (hafiz). Membaca Al-Qur’an mempunyai efek psikologis spiritual yang membuat seseorang lebih dekat dengan Allah SWT. Oleh sebab itu membaca Al-Qur’an dengan baik juga merupakan perintah dari Al-Qur’an itu sendiri (bacalah Al-Qur’an itu dengan baik QS:73:4 )

Pencetakan Al-Qur’an

Sebelum ditemukan mesin cetak, Al-Qur’an disalin dan diperbanyak mushaf ‘Usmaanii dengan cara tulis tangan. Ketika Eropa menemukan mesin cetak, Al-Qur’an pertama kali dicetak di Hamburg (Jerman) pada tahun 1694.

Cetakan Al-Qur’an yang banyak dipergunakan di dunia Islam dewasa ini adalah cetakan edisi Mesir yang juga dikenal dengan edisi Raja Fuad karena dialah yang memprakarsai.

Sekarang Al-Qur’an dapat dijumpai dalam berbagai bentuk dan ukuran, dari tulisan yang sederhana sampai tulisan yang indah. Di Indonesia, setiap pencetakan Al-Qur’an harus mendapat persetujuan dari pemerintah melalui Departemen Agama Republik Indonesia. Hal ini untuk memudahkan pengawasan sehingga Al-Qur’an terjaga dari segala bentuk kekeliruan dan kesalahan, baik sengaja maupun tidak disengaja.

Tafsir Al-Qur’an

Ilmu tafsir adalah penjelasan kehendak Allah SWT dalam kandungan Al-Qur’an melalui lafal dan makna serta penjelasan hukum yang dikandungnya sesuai dengan kemampuan mufasir. Kebenaran suatu tafsir bersifat relatif dan terus disempurnakan. Ilmu tafsir sangat penting karena Al-Qur’an bukan hanya memuat lafal yang mudah dan terperinci, tetapi juga ayat yang hanya memberi prinsip-prinsip umum dan sulit dipahami.

Sejak jaman Nabi Muhammad SAW, usaha menafsirkan Al-Qur’an telah dilakukan. Orang yang paling berwenang menafsirkan suatu ayat Al-Qur’an tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW sendiri. Nabi Muhammad SAW lah yang mempunyai otoritas dan tugas utama dalam menjelaskan wahyu Allah SWT.

Semasa hidupnya, Nabi Muhammad SAW bertugas menjelaskan wahyu Allah SWT yang diterimanya. Setelah itu tugas tersebut dilakukan para sahabat dan ulama yang memiliki pengetahuan tinggi dan syarat yang mencukupi untuk melakukan penafsiran wahyu.

Al-Faatihah

Al-Faatihah adalah surah pertama Al-Qur’an dan merupakan kependekan dari Faatihat Al-Kitaab atau ‘pembukaan kitab’ yang mengisyaratkannya sebagai surah pembuka. Karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, surah ini mendapat tempat terhormat dalam Al-Qur’an. Surah Al-Faatihah disebut juga “induk Al-Qur’an” (ummu Al-Qur’aan) karena surah ini merupakan intisari Al-Qur’an. Seluruh isi Al-Qur’an merupakan penjelasan ketujuh ayat dari surah Al-Faatihah.

Kalangan cendekiawan muslim modern sering menamakan surah Al-Faatihah dengan sebutan “Al-Qur’an dalam bentuk ringkas” Karena itu, Al-Fatihah mendapat tempat terhormat diantara surah lainnya. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Demi Tuhan yang jiwaku berada di dalam genggamanNya, di dalam Taurat, Injil, dan Zabur, Allah tidak menurunkan suatu surah seperti assab’u al-masaanii” maksudnya surah Al-Fatihah (HR.Tarmizi).

Surah Al-Fatihah tidak hanya mencakup isi Al-Qur’an, tetapi juga seluruh kitab Allah SWT yang diwahyukan kepada para nabi dan rasul terdahulu. Karena itulah, surah Al-Fatihah disebut: “induk Alkitab”

Ayat Kursi

Ayat Kursi (Kursii) adalah ayat 255 surah Al-Baqarah. Disebut ayat Kursi karena dalam ayat tersebut terdapat kata: “Kursi Allah” yang meliputi langit dan bumi. Kata Kursi berarti tahta, singgasana, tempat duduk, kekuasaan, pengetahuan dan simbol otoritas. Itulah sebabnya ayat ini disebut “ayat Kursii” karena melambangkan kekuasaan Allah SWT yang meliputi langit dan bumi. Ayat Kursi sangat populer dikalangan umat Islam.

Juz’Amma

Al-Qur’an terdiri dari 30 juz yang masing-masing memiliki nama sendiri-sendiri. Juz Amma adalah sebutan untuk juz ke 30. Isi surah dalam Juz amma umumnya adalah surah pendek. Karena itu surah dalam Juz’Amma biasa dibaca saat shalat. Juz’Amma beserta terjemahannya seringkali dijilid tersendiri dan dijadikan pegangan bagi pemula yang ingin belajar mengaji.

Sumber: Ensiklopedi Umum untuk Pelajar (8)

PT. Ichtiar Baru van Hoeve

****

Untuk mempermudah menghafal surat-surat pendek dalam Juz Amma, saya sengaja menggunakan tulisan latin ( bukan tulisan Arab ).

Silakan copy, dan hafalkan surat demi surat, mudah-mudahan bermanfaat.

Amiin…!!!

( mohon maaf bila ada kesalahan ketik )

AL FAATIHAH ( Pembukaan )

Makkiyah : 6 ayat, surat yang pertama kali diturunkan

secara lengkap.

Bismillahir Rohmaanir Rohiim

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

1

Alhamdu lillahi robil ‘aalamiin

1

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam

2

Ar Rohmaanir Rohiim

2

Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

3

Maaliki Yawmiddiin

3

Yang menguasai Hari Pembalasan

4

Iyyaka na’budu wa iyyaakanasta’iin

4

Hanya kepada Mu kami menyembah, dan hanya kepada Mu kami mohon pertolongan

5

Ihdinas Sirootol mustaqiim

5

Tunjukkan kami jalan yang lurus

6

Sirootol laziina an’amta alaihim goiril magduubi ‘alaihim waladdooliin

6

Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugrahkan nikmat kepada mereka, bukan jalan orang -orang yang dimurkai, dan bukan pula jalan mereka yang sesat

 

WALI SONGO

1. Sunan Gresik ( Maulana Malik Ibrahim )

Pertengahan abad ke 14 – 1419, Makam di Gresik

Selain dikenal dengan nama Maulana Malik Ibrahim, Sunan Gresik juga dikenal dengan nama Maulana Magribi ( Syekh Magribi ) karena diduga berasal dari wilayah Magribi ( Afrika Utara ). Sunan Gresik diyakini sebagai pelopor penyebaran agama Islam di Jawa. Ia berdakwah secara intensif dan bijaksana. Sunan Gresik bukan orang Jawa, namun ia mampu mengantisipasi keadaan masyarakat yang dihadapinya dan menerapkan metode dakwah yang tepat untuk menarik simpati masyarakat terhadap Islam. Upaya menghilangkan sistem kasta dalam masyarakat pada masa itu menjadi objek dakwah Sunan Gresik.

2. Sunan Ampel ( Raden Rahmat )

1401 – 1481 , Makam di Ampel

Nama asli Sunan Ampel adalah Raden Rahmat. Ia adalah putra Sunan Gresik. Sunan Ampel memulai aktivitasnya dengan mendirikan pesantren di Ampel Denta ( dekat Surabaya ), sehingga ia dikenal sebagai pembina pondok pesantren pertama di Jawa Timur. Sunan Ampel dikenal sebagai wali yang tidak setuju terhadap adat istiadat masyarakat Jawa pada masa itu, seperti kebiasaan mengadakan sesaji dan selamatan. Akan tetapi, para wali lain berpendapat bahwa hal itu tidak bisa dihilangkan dengan cepat. Mereka bahkan mengusulkan agar adat istiadat seperti itu diberi warna Islam. Akhirnya Sunan Ampel menyetujui usul ini, walaupun ia tetap khawatir bahwa hal itu akan berkembang menjadi bid’ah.

3. Sunan Giri ( Raden Paku )

Pertengahan abad ke 15 – awal abad ke 16 , Makam di Gresik

Nama asli Sunan Giri adalah Raden Paku. Selain menjadi murid Sunan Ampel, ia juga memperdalam ilmu agama di Pasai yang ketika itu menjadi tempat perkembangan ilmu ketuhanan, keimanan, dan tasawuf. Raden Paku memperoleh ilmu agama di Pasai sampai pada tingkat ilmu laduni ( ilmu yang diperoleh seseorang tanpa proses belajar ), sehingga dianugrahi gelar ‘ain al-yaqiin ( keyakinan yang nyata ). Karena itulah ia kadang-kadang dikenal masyarakat dengan sebutan Raden Ainul Yakin. Sunan Giri mendirikan pesantren di daerah Giri. Santrinya banyak berasal dari golongan masyarakat ekonomi lemah. Ia juga banyak mengirim juru dakwah ke Bawean ( Madura ) bahkan juga ke Lombok serta Ternate dan Tidore di Maluku.

 

4. Sunan Bonang ( Raden Maulana Makhdum Ibrahim )

1465 – 1525 , Makam di Tuban

Sunan Bonang dikenal nama Raden Maulana Makhdun Ibrahim, ia adalah putra Sunan Ampel. Sunan Bonang dalam menyebarkan agama Islam selalu menyesuaikan diri dengan corak kebudayaan masyarakat Jawa yang menggemari wayang dan musik gamelan. Untuk itu ia menciptakan gending-gending yang memiliki nilai keislaman. Setiap bait lagu diselingi dengan ucapan dua kalimat syahadat, sehingga musik gamelan yang mengiringinya kini dikenal dengan istilah “sekaten”.

5. Sunan Drajat ( Raden Kosim Syarifuddin )

1470 – pertengahan abad ke 16 , Makam di Gresik

Nama asli Sunan Drajat adalah Raden Kosim Syarifuddin. Ia adalah putra Sunan Ampel. Hal yang paling menonjol dalam dakwah Sunan Drajat adalah perhatiannya yang sangat serius pada masalah sosial. Ia banyak membantu yatim piatu, fakir miskin, orang sakit, dan orang sengsara. Perhatiannya yang besar terhadap masalah sosial sangat tepat karena saat itu Kerajaan Majapahit tengah runtuh ( sekitar 1478 ) dan rakyat sedang mengalami suasana kritis serta prihatin. Sunan Drajat juga menggunakanmedia kesenian dalam berdakwah. Untuk iut ia menciptakan tembang Jawa ( tembang pangkur ) yang hingga kini masih digemari.

6. Sunan Gunung Jati ( Syarif Hidayatullah )

1448 – 1570 , Makam di Cirebon

Nama asli Sunan Gunung Jati adalah Syarif Hidayatullah. Ia adalah cucu Prabu Siliwangi ( Raja Pajajaran). Sunan Gunung Jati merupakan salah seorang Wali Songo yang sangat berperan dalam penyebaran Islam di Jawa Barat, khususnya Cirebon. Ia juga merupakan pendiri dinasti Kesultanan Banten yang dimulai dari putranya, Sultan Maulana Hasanudin. Atas prakasa Sunan Gunung Jati , dilakukanlah penyerangan ke Sunda Kelapa pada 1527 dibawah pimpinan Fatahilla, panglima perang Kesultanan Demak yang juga menantu Sunan Gunung Jati.

7. Sunan Kudus ( Raden Ja’far Sadiq )

abad ke 15 – 1550 , Makam di Kudus

Nama asli Sunan Kudus adalah Raden Ja’far Sadiq. Ia adalah putra Usman Haji yang menyiarkan Islam di daerah Jirang Panolan, Blora. Sunan Kudus memiliki keahlian khusus dalam bidang ilmu agama, terutama dalam bidang ilmu fikih, tauhid, hadis, tafsir, dan logika. Karena itulah ia mendapat julukan wali al-ilmi ( orang yang luas ilmunya ). Sunan Kudus banyak didatangi oleh para penuntut ilmu dari berbagai wilayah karena keahlian yang dimiliknya. Ia juga dipercaya untuk mengendalikan pemerintahan di daerah Kudus. Karena itu, ia menjadi pemimpin agama sekaligus pemimpin pemerintahan di wilayah itu.

8. Sunan Kalijaga ( Raden Mas Syahid )

akhir abad ke 14 – pertengahan abad ke 15 , Makam di Demak

Nama asli Sunan Gunung Kalijaga adalah Raden Mas Syahid. Ayahnya bernama Raden Sahur Tumenggung Wilatika ( bupati Tuban ). Nama Kalijaga berasal dari bahasa Arab qadi zaka ( kali jaga ) yang berarti pemimpin atau pelaksana yang menegakkan kesucian. Sunan Kalijaga melakukan dakwah dengan cara berkelana. Karena wawasannya luas dan pemikirannya tajam, Sunan Kalijaga tidak hanya disukai oleh rakyat, tetapi juga oleh para cendekiawan dan penguasa. Sunan Kalijaga juga dikenal sebgai budayawan dan seniman. Ia menciptakan aneka cerita wayang yang bernafaskan Islam. Sunan Kalijaga memperkenalkan bentuk wayang yang dibuat dari kulit kambing ( wayang kulit ) karena masa itu wayang populer dilukis pada semacam kertas lebar ( wayang beber ). Dalam seni suara, ia adalah pencipta lagu “dandanggula”.

9. Sunan Muria ( Raden Said / Raden Prawoto )

abad ke 15 – abad ke 16 , Makam di Jepara

Nama asli Sunan Muria adalah Raden Said atau Raden Prawoto. Ia adalah putra Sunan Kalijaga. Dalam menyiarkan agama Islam, Sunan Muria selalu menjadikan desa-desa terpencil sebagai tempat operasinya dengan mengadakan kursus bagi kaum pedagang, para nelayan, dan rakyat biasa. Sunan Muria menggunakan kesenian sebagai sarana berdakwah. Dua tembang yang diciptakannya dan sangat terkenal adalah tembang “sinom” dan “kinanti”. Tembang sinom umumnya melukiskan suasana ramah tamah dan berisi nasehat, sedangkan tembang kinanti yang bernada gembira digunakan untuk menyampaikan ajaran agama, nasihat, dan filsafat hidup.

 

TIDUR dan MIMPI

Sepertiga umur manusia dihabiskan untuk tidur. Selama tidur, tubuh manusia beristirahat dan otak mengolah informasi yang diserap di sepanjang hari sebelumnya.Tidur adalah kegiatan alami dan penting, sebagai bagian dari daur bangun dan tidur selama 24 jam. Tidur adalah keadaan alih kesadaran dimana seseorang dapat dibangunkan dengan mudah dari tidurnya. Kurang tidur dapat membuat kita lelah, bingung, bahkan mengalami halusinasi.Para ahli mengamati perilaku beberapa orang dengan memakai alat yang dinamakan elektroensefalograf ( EEG ) untukmengukur gelombang otaknya.Pada saat kita tidur maupun terjaga, gelombang otak senantiasa dihasilkan oleh “lalu lintas elektro” yang sibuk yang melintas melalui milyaran neuron dalam otak.

Gelombang-gelombang otak yang berlainan dihasilkan berdasarkan seseorang dalam keadaan terjaga, waspada, mengantuk, atau tertidur lelap. Mimpi adalah peristiwa yang dialami seseorang selama tidur. Mungkin, mimpi adalah efek samping dari kegiatan otak dalam mengurutkan pengalaman sepanjang hari sebelumnya dan menyimpannya dalam ingatan.

Tidur Nyenyak dan Bermimpi

Tidur mengikuti pola urutan peristiwa tertentu, yang dapat berulang dengan sendirinya. Ketika tidur, kita mengalami beberapa tahap tidur ; mulai dari tahap setengah sadar hingga tahap tidur lelap atau kerjapan mata lambat atau NREM ( nonrapid-eye-movement ). Detak jantung dan laju pernapasan menurun dan aktivitas otak melambat.

Setelah 90 menit, tahap tidur lelap beralih ke tahap tidur mengambang atau kerjapan mata cepat atau REM ( rapid-eye-movement ). Mata bergerak dibawah kelopak mata dan berlangsunglah mimpi. Laju pernapasan dan detak jantung terus meningkat, dan aktivitas otak bertambah giat. Tubuh tidak bergerak dan otot-otot dalam keadaan ‘lumpuh’ , barangkali untuk mencegah si penidur tidak melaksanakan mimpinya. Selang 5 hingga 10 menit, si penidur akan mengalami tidur lelap.

Di sepanjang malam, pola ini terus berulang hingga lima kali, dengan tahap tidur REM dimulai setiap selang 90 menit. Rentang waktu tidur lelap terus memendek di sepanjang malam, dan periode tidur REM kian memanjang. Periode REM terakhir berlangsung hingga 50 menit.

Sumber : Ensiklopedia IPTEK

 

MENGAPA ADA APRIL MOP?

Beberapa kebiasaan, hari raya, dan tradisi sangat sulit ditelusuri awalnya. Kita hanya melakukannya dan tidak dapat menjelaskan mengapa.

April Mop , dan dari mana asalnya, telah dijelaskan dalam beberpa cara, tapi tidak ada yang benar-benar pasti.

Pertama-tama, ada hari seperti April Mop di hampir semua bagian dunia. Itu adalah hari dimana lelucon dilakukan pada teman-teman dan tetangga, seperti menyuruh mereka melakukan pekerjaan bodoh, atau menipu mereka melakukan sesuatu yang konyol.

Konon April Mop berawal di Perancis. Ketika kalender diperbaiki, negara pertama yang mempergunakan kalender baru adalah Perancis, Charles IX memerintahkan pada tahun 1564, bahwa tahun itu harus dimulai pada tanggal 1 Januari. Sebelumnya, kunjungan Tahun Baru dan saling menukar hadiah dilakukan pada tanggal 1 April.

Sekarang, setelah Charles mengeluarkan perintah ini, semuanya menjadi berhubungan dengan tanggal 1 Januari. Tapi banyak orang yang merasa keberatan melaksanakan perubahan itu dan menolak untuk mengikutinya. Orang lain menggoda mereka karena hal ini.

Mereka melakukannya dengan cara ini : mereka mengirimkan hadiah ejekan, mereka berpura-pura mengunjungi mereka, mereka mengundang ke pesta Tahun Baru ejekan- semuanya pada tanggal 1 April. Mereka masih merasa tanggal 1 April adalah awal tahun baru, jadi mereka dianggap bodoh. Jadi kebiasaan membohongi orang pada hari itu berawal dari hadiah ejekan dan perayaan palsu yang dilakukan pada orang-orang ini.

Sumber : Aku Ingin Tahu # 5

NABI DAN RASUL DALAM ISLAM

Sumber : Ensiklopedi Umum untuk Pelajar

1. Nabi Adam A.S

Nabi Adam AS adalah manusia pertama, sekaligus nabi dan rosul pertama. Semula Adam tinggal seorang diri di surga, kemudian diciptakan Hawa sebagai pasangan hidupnya. Akibat bujukan setan, Adam dan Hawa melanggar larangan Allah SWT. sehingga mereka diusir dari surga. Setelah menyadari kesalahannya, Adam dan Hawa memohon ampun dan bertobat kepada Allah Swt. Allah pun memberi ampunan dan menerima tobatnya, bahkan Adam diutus sebagai nabi dan rosul.

Surah 2: 29-39

Surah 5: 31-35

Surah 7: 11-12

Surah 15: 28-43

Surah 17: 61-65

Surah 20: 116-117 Surah 38: 71-75

Surah 41: 9-12

2. Nabi Idris AS

Nabi Idris AS merupakan manusia pertama yang dapat menulis dengan kalam ( alat tulis dari buluh ) Bersama Malaikat Izrail, ia pernah diijinkan oleh Allah Swt. untuk melihat surga dan neraka

Surah 19: 56-57

Surah 21: 85-86

3. Nabi Nuh AS

Nabi Nuh AS terkenal sebagai nabi yang sabar dalam menjalankan tugas. Nuh termasuk sebagai salah satu Ulul Azmi ( orang yang mempunyai kemauan yang kuat dan teguh) Nuh berdakwah selama puluhan tahun, tetapi umatnya tetap menyembah berhala. Allah Swt. lalu memerintahkan Nuh dan pengikutnya membuat perahu agar mereka terlindung dari azab Allah Swt.

Surah 3: 33

Surah 4: 163

Surah 6: 84

Surah 7: 59-64

Surah 10: 71-73

Surah 11: 25-49

Surah 21: 76-77

Surah 23: 23-31

Surah 25: 38

Surah 26: 105-122 Surah 29: 14-15

Surah 37: 71-78

Surah 40 : 5-6

Surah 54: 9-16

Surah 71: 1-28

4. Nabi Hud AS

Nabi Hud AS masih termasuk keturunan nabi Nuh AS. Ia dikenal sebagai nabi yang sabar. Dalam berdialog dengan kaumnya, ia selalu mengetuk hati nurani mereka dengan mengajak berpikir secara rasional dan memberikan bukti-bukti yang dapat diterima oleh akal.

Surah 7: 65-72

Surah 11: 50-60

Surah 26: 123-140

5. Nabi Saleh AS

Kisah nabi Saleh AS dengan untanya yang tidak boleh diganggu dan dibunuh , namun dilanggar oleh sembilan pemuda dari kaum Samud, sehingga mereka mendapat azab, memberikan hikmah tentang pentingnya ketaatan atas perintah Allah Swt.

Surah 7: 73-70

Surah 11: 61-68

Surah 26: 141-159

Surah 27: 45-53

Surah 54: 23-31

Surah 91: 11-15

6. Nabi Ibrahim AS

Nabi Ibrahim AS dikenal sebagai nenek moyang bangsa Arab dan Israel. Ia termasuk salah satu Ulul Azmi. Ada banyak peristiwa yang dialami Ibrahim selama menjalankan tugas kenabiannya, seperti perintah Allah Swt. untuk mendirikan Ka’bah

( Baitullah), berkhitan, dan menyembelih anaknya Ismail sebagai qurban yang kemudian oleh Allah Swt. diganti dengan kibas. Semua menunjukkan semangat pengorbanan, ketaatan, dan iman Ibrahim yang mendalam terhadap Allah Swt.

Surah 2: 258, 260

Surah 6: 74, 76-83

Surah 9: 114

Surah 19: 41-48

Surah 21: 52-73

Surah 24: 37-97

Surah 26: 69-102

Surah 29: 16-17

Surah 37: 97-99

Surah 43: 26-26

7. Nabi Ismail AS

Peristiwa bolak baliknya Siti Hajar ( Ibunya Ismail ) dari Safa ke Marwah untuk mencari air, yang kemudian dikenal dengan mata air zamzam, menjadi bagian dari ritual sa’I dalam ibadah haji. Adapun ujian bagi ayah nabi Ismail AS ( nabi Ibrahim AS ) untuk menyembelihnya, yang kemudian diganti oleh Allah Swt. dengan kibas, menjadi dasar perintah berkurban bagi umat Islam pada hari raya Idul Adha.

Surah 2: 125-129, 133, 136, 140

Surah 3: 84, 96-97

Surah 4: 163

Surah 6: 86

Surah 14: 35-41

Surah 19: 54-55

Surah 21: 85-86

Surah 22: 26

Surah 37: 100-101

Surah 38: 48

8. Nabi Luth AS

Nabi Luth AS berdakwah kepada pendu-duk Sodom yang gemar melakukan hubung-an seksual dengan sesama jenis ( homo-seksual ). Allah Swt. menjatuhkan azab yang pedih kepada kaum Sodom dan istri Luth yang mengkhianati suamimya.

Surah 6: 86

Surah 7: 80-84

Surah 11: 70, 74,

77-83

Surah 15: 57-77

Surah 21: 71, 74-75

Surah 22: 43-44

Surah 26: 160-175

Surah 27: 54-58

Surah 29: 26-35

Surah 38: 13

Surah 50: 13-14

Surah 54: 33-39

Surah 61: 133-138

Surah 66: 10

9. Nabi Ishaq AS

Nabi Ishaq AS adalah nenek moyang Bani Israil ( Yahudi ). Dan keturunan Ishaq inilah muncul seba-gian besar nabi dan rosul yang disebutkan dalam Al Qur’an.

Surah 2: 133, 136, 140

Surah 3: 84

Surah 4: 163

Surah 6: 84

Surah 11: 71-74

Surah 12: 6, 38

Surah 14: 49

Surah 19: 72

Surah 29: 27

Surah 38 : 112-113

10. Nabi Ya’qub AS

Nabi Ya’qub adalah putra nabi Ishaq AS dan ayah dari nabi Yusuf AS. Ya’qub menerima wahyu Allah melalui mimpi. Dalam mimpinya itu, ia diwahyukan bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah, kecuali Allah, dan Allah mewariskan Baitulmakdis, kehidupan yang bahagia, dan kerajaan besar untuk Ya’qub serta keturunannya.

Surah 2: 132-133, 136, 140

Surah 3 : 84

Surah 4: 163

Surah 6 : 84

Surah 12 : 6

Surah 18: 38

Surah 19 : 6, 49

Surah : 21: 72

Surah 29: 27

Surah 38 : 45

11. Nabi Yusuf AS

Allah Swt. menganugerahi Nabi Yusuf AS kemampuan untuk menafsirkan mimpi sehingga ia diangkat sebagai pembesar Mesir. Yusuf juga dikenal sebagai nabi yang berwajah tampan.

Surah 6: 84

Surah 12 : 3-104

Surah 40 : 34

12. Nabi Musa AS

Nabi Musa AS adalah keturunan Bani Israil. Musa lahir saat Firaun berkuasa. Firaun terkenal lalim serta suka menindas rakyatnya. Musa diutus Allah Swt. untuk mengingatkan Firaun dan membebaskan Bani Israil. Musa menerima wahyu dan mendapat mukjizat di gunung Sinai. Bersama nabi Harun AS ia berdakwah kepada Firaun dan meminta untuk membebaskan Bani Israil. Kekejaman Firaun membuat Musa dan pengikutnya meninggalkan Mesir dan hijrah ke Baitulmakdis

( Yerusalem ). Firaun dan tentaranya mengejar mereka hingga Laut Merah. Dengan mukjizatnya, Musa memukul tongkatnya ke laut sehingga laut terbelah dan terbentang jalan untuk dilalui. Ketika Firaun dan tentaranya berada di tengah laut, laut tertutup kembali, sehingga mereka semua tenggelam. Musa kemudian pergi ke Gunung Sinai. Ia meninggalkan kaumnya dan menyerahkan penjagaannya kepada Harun. Di Gunung Sinai Musa berpuasa hingga 40 hari. Dalam keadaan suci, ia dikaruniai kitab Taurat yang berisi nilai-nilai dan pedoman hidup bagi umatnya.

Surah 2: 40-74

Surah 7: 103-156, 159-160

Surah 10: 75-93

Surah 11: 96-99

Surah 14: 5-8

Surah 17 : 2-3 ,

101-104

Surah 20: 9-98

Surah 21: 48

Surah 23: 45-49

Surah 26: 10-68

Surah 27: 7-14

Surah 28: 3-47

Surah 79: 15-26

13. Nabi Ayub AS

Nabi Ayub AS dikenal sebagai hartawan yang saleh, tabah, dan sabar menghadapi cobaan. Ketabahannya teruji saat setan membinasakan keturunan, keluarga, dan harta bendanya, bahkan saat Allah Swt. memberinya sakit parah.

Surah 4: 163

Surah 6: 84

Surah 21: 83-84

Surah 38: 38-48

14. Nabi Zulkifli AS

Nabi Zulkifli AS dikenal sebagai raja Bani Israil yang sangat taat beribadah serta ahli hukum.

Surah 21: 85-86

Surah 38: 48

15. Nabi Harun AS

Nabi Harun AS diutus oleh Allah Swt. untuk membantu tugas kerasulan nabi Musa AS. Dalam berbicara, Harun lebih cakap daripada Musa. Atas ijin Allah Swt. ia mendampingi Musa saat menemui Firaun.

Surah 7: 142, 150

Surah 20: 29-30, 42-56

Surah 28 : 34-35

16. Nabi Ilyas AS

Nabi Ilyas AS adalah keturunan nabi Harun AS. Ilyas diutus Allah Swt. untuk mengingatkan kaum Bani Israil di negeri Baalbek yang masih menyembah berhala Baal. Karena kaum Ilyas durhaka, Allah Swt. menurunkan azab berupa bencana kekeringan.

Surah 6: 85

Surah 7: 123-132

17. Nabi Ilyasa AS

Setelah nabi Ilyas wafat, ia digantikan anak angkatnya yang bernama Ilyasa. Nabi Ilyasa AS melanjutkan misi ayahnya sehingga kaumnya kembali taat kepadanya. Setelah Ilyasa meninggal, kaumnya kembali durhaka dan mereka kembali dilanda kesengsaraan. Pada saat itu lahirlah nabi Yunus AS.

Surah 6: 86

Surah 38: 48

18. Nabi Yunus AS

Nama nabi Yunus AS diabadikan sebagai nama surah kesepuluh dalam Al Qur’an yang terdiri dari 109 ayat. Kisah Yunus di dalam perut ikan paus memberi hikmah tentang pentingnya kesabaran dalam menjalankan tugas. Allah Swt. mendengar penyesalan Yunus dan memberi ampunan kepadanya.

Surah 4: 163

Surah 6: 86-87

Surah 10: 98-103

Surah 21: 87-88

Surah 37: 139-148

Surah 68: 48-50

19. Nabi Syu’aib AS

Nabi Syu’aib AS adalah salah satu dari 4 orang nabi yang berasal dari bangsa Arab, selain nabi Hud AS, nabi Saleh AS, dan nabi Muhammad SAW. Allah Swt. menurunkan azab bagi penduduk Madyan tempat Syu’aib berdakwah karena kekufuran mereka.

Surah 2: 67-73

Surah 7: 75-93

Surah 11: 84-95

Surah 26: 176-191

Surah 29: 36-37

20. Nabi Daud AS

Nabi Daud AS adalah salah satu nabi yang mnejadi raja. Ia memerintah Bani Israil sekitar 40 tahun. Allah Swt. menurunkan kitab Zabur bagi Daud, Allah Swt. juga memberi karunia kepada Daud berupa suara yang merdu, kemampuan melunakan besi tanpa pertolongan api, serta ilmu pengetahuan dan kepandaian untuk menghakimi suatu perkara secara bijaksana.

Surah 2: 246-252

Surah 4: 163

Surah 5: 78

Surah 6: 84

Surah 7: 163-165

Surah 17: 55

Surah 21: 78-80

Surah 27: 15-16

Surah 34: 10-11

Surah 38: 17-29

21. Nabi Sulaiman AS

Nabi Sulaiman AS adalah putra nabi Daud AS . Sejak ayahnya memerintah, ia telah dipersiapkan sebagai penggantinya. Allah Swt. memberinya banyak kepandaian dan keistimewaan, seperti mengerti bahasa binatang. Sulaiman membangun rumah suci di Yerusalem yang diberi nama Baitulmakdis. Allah Swt. memerintahkan hamba-hamba Nya untuk menunaikan ibadah ke tempat suci itu. Pada masa nabi Muhammad SAW, Baitulmakdis pernah menjadi kiblat hingga Allah Swt. memerintahkan umat Islam mengganti kiblatnya ke Ka’bah di Mekah.

Surah 2: 102

Surah 4: 163

Surah 6: 84

Surah 21: 78-82

Surah 27: 15-44

Surah 34: 12-14

Surah 38: 30-40

22. Nabi Zakaria AS

Nabi Zakaria AS adalah ayah dari nabi Yahya AS. Kelahiran Yahya sangat didambakan Zakaria untuk meneruskan tugasnya memimpin umat. Doa untuk mendapatkan keturunan-nya dikabulkan Allah Swt. saat Zakaria dan istrinya sudah berusia lanjut.

Surah 3: 38-41

Surah 6: 85

Surah 19: 2-15

Surah 21: 89-90

23. Nabi Yahya AS

Nabi Yahya AS adalah putra tunggal nabi Zakaria AS. Ia dikenal sebagi orang alim namun sangat berani menegakkan kebenaran dan memberlakukan hukum agama dengan tegas. Yahya dikenal dengan sebutan “ Pembaptis” karena ia mem-baptis Bani Israil di sungai Yordan sebagai tanda pertobatan mereka. Ia pula yang membaptis Isa dan membenarkan risalah yang dibawanya.

Surah 3: 38-41

Surah 6: 85

Surah 19: 2-15

Surah 21: 89-90

24. Nabi Isa AS

Allah Swt. menurunkan kitab suci Injil kepada nabi Isa AS dan mukjizat, seperti menghidupkan orang yang meninggal. Isa berjuang me-nyiarkan ajaran Allah Swt. mem-beberkan kesalahan para pemuka yahudi, dan menyadarkan mereka tentang penyimpangan dari ajaran nabi Musa AS. Dalam berdakwah, ia didampingi para sahabatnya yang disebut al-hawariyyun. Namun salah satu sahabatnya berkhianat, sehingga Isa dikepung tentara Romawi . Dalam keadaan berbahaya, Allah Swt. menyelamatkan Isa. Ia tidak disalib, tidak pula dibunuh, tetapi Allah Swt. mengangkatnya.

Surah 2: 87

Surah 3: 45-63

Surah 4: 156-159, 163, 171- 172

Surah 5: 17, 46, 72, 77, 110-120

Surah 9: 30-31

Surah 19: 16-34

Surah 23: 50

Surah 43: 57-67,

81-89

Surah 61: 6-14

Surah 57: 27

25. Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW. adalah nabi dan rosul terakhir yang diutus oleh Allah Swt. Muhammad dikenal sebagai orang yang jujur dan terpercaya. Muhammad menerima wahyu pertama menjelang usia 40 tahun, saat ia bertafakur di Gua Hira. Muhammad menjalankan tugas kenabiannya selama 22 tahun. Tahun ke-10 kenabiannya disebut tahun duka cita karena pada saat itu pamannya ( Abi Talib ) dan istrinya ( Khadidjah ) wafat. Pada tahun ke-10 kenabiannya itu pula terjadi peristiwa Isra Mi’raj, ketika Muhammad menerima perintah dari Allah Swt. berupa kewajiban menjalankan sholat lima waktu. Pada tahun ke-12 masa kenabiannya, Muhammad hijrah ke Madinah. Di kota inilah ia memimpin penataan dan peletakkan dasar-dasar kehidupan bagi kaum muslim dan penduduk Madinah. Dakwah Muhammad tidak selalu dapat dilakukan dengan jalan damai. Dengan ijin Allah Swt. Muhammad berperang dalam menegakkan siar Islam. Muhammad dikaruniai sekitar 50 mu’jizat dan yang terbesar adalah kitab suci Al Qur’an sebagai pegangan hidup setiap muslim.

Surah 2: 217-218

Surah 3: 144

Surah 5: 3

Surah 8: 30

Surah 9: 38-61

Surah 11: 13

Surah 15: 94

Surah 17: 1

Surah 21: 1-20,

Surah 33: 40, 45

Surah 34: 28, 46-54

Surah 36: 1-9

Surah 47: 1-38

Surah 48: 1, 18, 27, 29

Surah 61: 6,

Surah 73: 1-19

Surah 74: 1-56

Surah 81: 15-29

Surah 90: 1-20

Surah 93: 6

Surah 98: 1-8


3 Responses to “What’s up!”

  1. Seach pipibol by google

    Like

  2. Assalamu alaikum,
    Elly Rosali How Are You ??., And God Bless You
    Very Good and Fine .
    Wassalamu alaikum..

    Like

  3. Thanks for your greeting and comment, I’m fine and God Bless you too…
    Have a nice day..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Kompilasi Perkara Yogi Saputro

Menulislah, mungkin suatu saat berguna...

Flaschenpost

125˚ EAST / 1˚ NORTH

Jaka Grosir On Line

Grosir Baju Anak Dan Dewasa

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

Arip Blog

Aku berpikir dan berpikir dan mengada-ada!

NengWie

Lelengkah halu di Pangumbara'an

Wind Against Current

Thoughts on kayaking, science, and life

sianakdesa

-just another part of me-

Flickr Comments

I like to support interaction

A Shade Of Pen

A journey of exploration of my ownself and yours as well!

Jared Gulian

Author of 'Moon Over Martinborough: How an American city boy became a Kiwi farmer'

Bams' Blog

FAMILY | FRIENDSHIP | PHOTOGRAPHY | BUSINESS |

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Blog Deni Mulyadi

Berbagi Ilmu dengan Media Blog

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Matahari Senja

melukis pendar cahaya untuk dunia...

Hujan Jam 13

".......Sebagaimana Hujan Yang Purba......"

%d bloggers like this: