Kenali Warna Lambang Obat

Obat. Sebuah benda kecil yang mampu menyembuhkan sekaigus dapat menjadi bumerang bagi penderitanya. Benda kecil yang awalnya dijauhi ini kemudian berkembang menjadi salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan manusia.

Tanpa obat, betapa sulitnya untuk menanggulangi virus dan penyakit yang sudah semakin banyak di dunia ini. Ada berbagai macam obat di dunia farmasi. Jenis yang paling banyak kita kenal biasanya adalah antibiotik, kemudian masih ada obat jenis analgetik (mampu mengurangi rasa nyeri), antipiretik (obat yang mampu menurunkan suhu tubuh tinggi), antiseptik (untuk mencegah pertumbuhan bakteri), dan masih banyak lagi. Pengkonsumsian berbagai jenis obat tersebut disesuaikan dengan tujuan pengobatan dan digunakan dengan berbagai cara pula.

Ada kalanya pula, kita jatuh sakit. Kadang kita pun mengobati diri sendiri dengan membeli obat bebas di pasaran. sebagai orang awam, kita sering dipusinkan dengan berbagai jenis obat yang beredar di pasaran. Agar terjadi kesalahan fatal saat mengkonsumsi obat, ada baiknya bila kita pun mengetahui beberapa warna lambang yang biasa kita lihat di bungkus obat bagian depan sebelum mengkonsumsi obat tersebut.

Obat bebas

Obat bebas adalah obat yang dapat kita beli di apotik tanpa harus menggunakan resep dokter. Biasanya, jenis obat bebas yang sering dibeli adalah vitamin. Untuk mengetahuinya dengan melihat lingkaran hijau.

Obat bebas terbatas

Obat bebas terbatas adalah jenis obat keras dengan batasan jumlah dan kadar isi tertentu yang harus mempunyai tanda peringatan (P), namun dapat dijual bebas. contohnya adalah obat asma, obat anti muntah, atau obat flu. Tandanya adalah lingkaran berwarna biru.

Obat keras

Tanda khususnya adalah lingkaran berwarna merah. Untuk memperoleh obat ini harus dengan resep dari dokter. Contohnya adalah obat antibiotika, obat injeksi, obat jantung, dll.

Dengan memperhatikan lambang-lambang tersebut, diharapkan tidak terjadi kesalahan dalam meminum obat. Contohnya obat flu, sebuah obat yang paling banyak dijual bebas pun, mempunyai dua lambang yang berbeda. Oleh sebab itu sebagai konsumen kita harus teliti dan cermat dalam membeli obat agar tidak menjadi bumerang bagi kita.

Sesuaikanlah obat yang diminum dengan kondisi tubuh dan penyakit yang diderita.

(Sumber: KOMPAS)

Advertisements