Dialogku


26 November 2008

Dialogku dengan Tuhanku

Tidak seperti biasa, kali ini obrolanku denganMu aku tuangkan dalam blog-ku. Aku yakin Engkau tidak marah, karena aku percaya Engkau begitu baik terhadapku. Walaupun aku kadang terlalu bandel buatMu.

Aku berharap Engkau tidak akan pernah bosan mendengar ocehan-ocehanku. Sebenarnya tanpa aku melapor pun Engkau pasti sudah tahu apa-apa yang aku lakukan dan aku alami, tapi kalau aku tidak melapor nanti bisa mempengaruhi nilai raportku. Benar kan?

Aku selalu ingat saat Engkau langsung menjawab doa-doaku dan mengabulkannya, tanpa ada tenggang waktu yang lama, berselang hari, berselang bulan atau berselang tahun. Dalam hitungan belasan menit Engkau langsung memberi jawaban yang membuat aku terharu dan semakin ingin dekat denganMu.

Waktu itu pertengahan tahun 2001, Aku 37 tahun saat itu. Sebenarnya aku hanya iseng melamar pekerjaan yang sekarang menjadi pekerjaanku. Dengan modal nekad dan percaya diri aku harus bersaing dengan yang muda-muda. Alhamdulillah ! Pada keputusan aku diterima aku masih tidak percaya.

Aku bersyukur. Dan disini Engkau mengujiku. Jarak dari jalan raya ke perumahanku kira-kira 3 km, tidak ada jalur angkutan umum. Suamiku ada acara yang tidak bisa ditinggalkan hingga dia tidak bisa menjemputku. Terpaksa aku jalan kaki sampai kakiku lecet karena tumben pakai sepatu hak lagi. Mana jalannya nanjak turun, panas lagi. Secara kebetulan hari itu ada upacara ngaben, toko-toko tutup, semua orang berkegiatan di tempat tertentu, padahal aku harus melalui jalan tersebut, tapi akses jalan ke sana ditutup. Hanya satu dua saja kendaraan yang lewat. Entah sudah berapa kali diulang surat pendek tiga serangkai aku baca dalam hati, maksudnya Surat Al-khlas, An-Naas, Al-Falaq, yang diawali Surat Al-Fatihah dan ditutup dengan Ayat Qursi, plus bacaan-bacaan dzikir. Aku mulai nyeleneh dan berbicara padaMu: OK. Kalau memang ini ujian dariMu aku terima ini dengan ikhlas, seikhlas-ikhlasnya. Tapi , aku minta satu aja permintaanku yang darurat ini, tolong dikabulkan, tolong aku kasih orang yang aku kenal lewat sini dan bawa motor.

Beberapa saat setelah itu, ada sosok yang sedikit aku kenal lewat, mungkin ada kira-kira 10 meter di depanku dia berhenti tanpa menoleh ke arahku. Dia hanya menunggu aku melewatinya. Benar saja, ternyata dia masih keluarga suamiku yang jarang sekali ketemu. Dan dia tidak tahu kalau aku tinggal di daerah itu. Aku juga tidak tahu dia tinggal tak jauh dari perumahanku.

Seketika aku seperti tersedak. Engkau seperti berbisik di telingaku: Ini lho… aku jawab doa-doamu ! Aku tahan tangisku sampai tiba di rumah. Aku nangis sepuas-puasnya. Tangisan rasa syukur-ku kepadaMu.

Hal seperti itulah yang aku jadikan patokan saat aku ada di titik yang paling lemah, aku berserah diri seikhlas-ikhlasnya bahwa aku bukanlah siapa-siapa, mungkin aku lebih kecil dari butiran debu di padang pasir, yang begitu mudahnya terbawa angin. Semua permasalahan aku kembalikan lagi kepadaMu ( Innaillahi Wainnalillahi Rojiun ) Aku terima dengan ikhlas segala ujian-ujian yang Engkau berikan untukku.

Aku bukanlah orang yang hafal semua ayat-ayatMu, tapi aku sangat percaya dengan firman-firmanMu. Keyakinanku tak bisa aku ungkapkan dengan perkataan. Engkau lebih tahu isi hatiku yang paling dalam, apakah aku berkata jujur atau tidak jujur.

Aku selalu membayangkan walaupun suatu saat aku duduk di deretan paling belakang, Aku berharap Engkau masih mau menolehku, menuntunku untuk duduk di sampingMu dan mempertemukanku dengan orang-orang yang aku cintai. Amien !

Untuk menjadi baik tentu diperlukan proses. Kalau kita ingin menuai kebaikan tentu kita harus menebar benih kebaikan

Enjoy each moment

Enjoy each experience,

Banyak yang meragukan apakah aku mampu untuk bisa melahirkan secara normal, termasuk suamiku sendiri. Badanku kan kecil, kurus, kata orang-orang kalau mempunyai panggul kecil agak susah untuk melahirkan normal. Tapi aku sama sekali tidak memikirkan sampai sejauh itu. Tidak pernah aku membayangkan proses melahirkan itu akan seperti apa.

Selama kehamilan aku berusaha untuk mencari informasi tentang kehamilan dan kesehatan masa hamil, melahirkan dan pasca melahirkan dari majalah Ayah Bunda. Aku lahap semua informasi yang ada.

Dan tidak pernah ketinggalan aku selalu berdialog denganMu. Karena hanya Engkau tempat yang paling bisa dipercaya untuk menyimpan segala rahasiaku, segala keluh kesahku, segala kebimbanganku. Engkau pun sangat tahu aku tidak pernah curhat tentang permasalahanku kepada siapapun selain kepadaMu.

Sebenarnya aku selalu malu jika berdoa aku meminta sesuatu dariMu. Karena aku percaya tanpa menyebutkan yang aku mau Engkau lebih mengetahui apa yang aku inginkan dan aku perlukan. Oleh karena itu aku lebih suka membaca ayat-ayatMu dan aku berusaha menghafal surat-surat pendekMu yang ada di Juz-Amma, agar setiap aku diam, aku di perjalanan, atau dimanapun aku berusaha untuk mengucapkannya. Aku tidak tahu saat maut akan menjemputku, karena itu menjadi rahasiaMu.Pengetahuan agamaku sangat sedikit, dan aku ingin memaksimalkan yang sedikit itu. Dari yang sedikit itu aku ingin mendapatkan nilai A plus.

Kembali ke masalah melahirkan, aku bersyukur kepadaMu atas kepercayaanMu untuk memberikan harta yang tidak ternilai bagiku dan suamiku, yaitu anak. Engkau telah memberi kemudahan pada proses aku melahirkan. Rasa sakit pada saat menjelang persalinanku hanya beberapa jam saja. Dan aku selalu melahirkan normal, dengan bayi yang sehat dan sempurna. Aku ingat sepanjang perjalananku ke rumah sakit, diantara menahan rasa sakit, aku selalu membaca surat pendek tiga serangkai itu berulang-ulang dan terus berulang. Aku yakin Engkau akan memberi kekuatan dan kemudahan. Dan itu terbukti. Dan selalu terbukti. Pasti. JanjiMu selalu pasti.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Kompilasi Perkara Yogi Saputro

Menulislah, mungkin suatu saat berguna...

Flaschenpost

125˚ EAST / 1˚ NORTH

Jaka Grosir On Line

Grosir Baju Anak Dan Dewasa

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

Arip Blog

Aku berpikir dan berpikir dan mengada-ada!

NengWie

Lelengkah halu di Pangumbara'an

Wind Against Current

Thoughts on kayaking, science, and life

sianakdesa

-just another part of me-

Flickr Comments

I like to support interaction

A Shade Of Pen

A journey of exploration of my ownself and yours as well!

Jared Gulian

Author of 'Moon Over Martinborough: How an American city boy became a Kiwi farmer'

Bams' Blog

FAMILY | FRIENDSHIP | PHOTOGRAPHY | BUSINESS |

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Blog Deni Mulyadi

Berbagi Ilmu dengan Media Blog

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Matahari Senja

melukis pendar cahaya untuk dunia...

Hujan Jam 13

".......Sebagaimana Hujan Yang Purba......"

%d bloggers like this: