Emosi Jiwa

Jiwa yang rapuh

Jiwa yang labil

Jiwa yang terombang-ambing …

… Entah untuk yang keberapa kalinya kondisi seperti ini berulang kembali…

mempermainkan perasaan, mengoyak hati yang paling dalam, …ingin menyudahi…ingin mengakhiri…tapi ada perasaan lain yang selalu menarik kembali untuk selalu tetap bersemayam dalam hati yang sudah bertuan…

…Entah untuk yang keberapa kalinya jiwa yang lemah kembali tegar…

perlahan menuntun hati yang sempat terkulai menata kembali menjadi semangat, seperti saling takut kehilangan, saling memberi toleransi, saling memberi semangat dan saling mendoakan…

…Saat tersadar akan keaadaan…bahwa semua itu tak mungkin menjadi kenyataan, kembali jiwa yang menjadi korban…menjadi sasaran…saling melukai untuk menutupi rasa sayang…

Dalam hati yang paling dalam…ada dua hati yang saling bicara…saling menyentuh…sesungguhnya cinta itu abstrak…cinta itu absurd… kadang kita tidak mengetahui mau dibawa kemana hati kita…kita mencoba mengikuti…dia lari menjauh, begitu sebaliknya.

Berlindung kepadaNya dan memohon petunjukNya adalah langkah yang utama …karena Dia lah yang mengatur dan menetapkan jalan hidup hambaNya …

*Semoga ada keajaiban ‘kembali’

(catatan harian: Someone Like You) >Wednesday

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s