Yang Perlu Diketahui Sebelum Terbang

Mungkin anda telah berkali-kali bepergian dengan pesawat terbang. Namun tahukah anda tentang istilah-istilah yang sering digunakan berikut aturan dalam penerbangan sipil? Simak tanya jawab berikut:

(T): Apa beda penerbangan nonstop, direct dan connecting?

(J): Penerbangan nonstop, terbang dari satu tujuan ke tujuan lain tanpa berhenti. Sedangkan penerbangan direct, terbang dari satu tujuan ke tujuan lain, namun akan berhenti satu atau beberapa kali dalam perjalanan tanpa harus ganti pesawat. Penerbangan connecting, adalah bila dalam menuju ke suatu tujuan penumpang tidak hanya harus berhenti dalam perjalanan, tetapi juga harus ganti pesawat.

(T): Lebih enak mana, penerbangan nonstop, direct atau connecting?

(J): Untuk perjalanan jarak jauh, akan lebih nyaman bila memilih penerbangan direct atau connecting, agar penumpang memiliki kesempatan untuk keluar dari pesawat dan meregangkan otot-otot yang kaku akibat terlalu lama duduk. Namun hal itu tentunya tergantung dari preferensi dan urgensi masing-masing. Paling praktis memang memilih penerbangan nonstop karena setidaknya penerbangan jenis ini akan mengecilkan kemungkinan hilangnya bagasi akibat naik turun pesawat.

(T): Apa yang dimaksud dengan status nontransferable yang tercantum pada tiket pesawat?

(J): Nontransferable berarti tiket hanya dapat digunakan oleh orang yang namanya tercantum pada tiket tersebut. Itulah sebabnya penumpang tidak bisa sembarangan menjual tiket tidak jadi dipakainya kepada orang lain. Begitu pun dengan program Frequent Flyer yang tidak bisa sembarangan diperjualbelikan atau keanggotaannya diteruskan atau dipakai oleh orang yang tidak bersangkutan.’

(T): Apa artinya bila di tiket tercantum kata “nonrefundable“?

(J): Bila calon penumpang tidak jadi terbang sehingga tidak jadi menggunakan tiket yang dimilikinya, ia tidak berhak meminta penggantian uang dari maskapai penerbangan yang bersangkutan. Namun beberapa maskapai memperbolehkan tiket nonrefundable untuk dapat dipergunakan lain waktu dengan membayar sejumlah uang tambahan sebagai biaya administrasi untuk mengubah jadwal penerbangan baru yang diinginkan. Untuk amannya, cek kebijakan ini dengan maskapai penerbangan yang digunakan.

Sumber: KOMPAS

CERVICAL CANCER

Cervical cancer or cervical cancer is cancer that occurs in the area of ​​female reproductive organs located between the uterus and vagina. This cancer usually occurs in women who have sex. This type of cancer is that the cancer can be prevented or cured compared to other types of cancer.

CHARACTERISTICS

Characterized by the growth of cells on the cervix that is not normal. But before they become cancer cells, these cells undergo several changes that took many years to finally turn into cancer cells. During the process of change, appropriate treatment can stop the abnormal cells. In order to determine the presence of abnormal cells do inspection called pap smear test, which is taking cervical cells and then examined under a microscope to determine the changes that occur.

ImageImage

TREATMENT:

If changes are known as early as possible:

1. Heating, diathermy or laser.

2. Cone biopsy, take a few cells of the uterus, including the changes to be examined.

If the disease has reached the stage of pre-cancer:

1. Operation, namely by taking the cancerous area, usually the uterus and cervix.

2. Radiotherapy, which uses high-powered X-rays can be done internally or externally.

The risk of cervical cancer:

> Any women who had sexual intercourse

> Having sex with a different partner

> Smoking, women smokers have a greater risk of cervical cancer

> Many of birth

> Most infections in the genital area

Sources: KOMPAS, The Macmillan Visual Dictionary, http://dokter.indo.net.id

Kanker Leher Rahim (Kanker Serviks)

Kanker leher rahim atau kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada daerah organ reproduksi wanita yang terletak antara rahim dan vagina. Kanker ini umumnya terjadi pada wanita yang sudah berhubungan seksual. Kanker jenis ini adalah kanker yang paling dapat dicegah atau disembuhkan dibandingkan jenis kanker lainnya.

TANDA-TANDA

Ditandai dengan pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak normal. Tetapi sebelum menjadi sel kanker, sel-sel tersebut mengalami beberapa perubahan yang memakan waktu bertahun-tahun sampai akhirnya berubah menjadi sel-sel kanker. Selama proses perubahan, pengobatan yang tepat dapat menghentikan sel-sel abnormal tersebut. Untuk dapat mengetahui kehadiran sel-sel abnormal dapat dilakukan pemeriksaan yang disebut pap smear test, yaitu pengambilan sel leher rahim kemudian diperiksa dibawah mikroskop untuk mengetahui perubahan yang terjadi.

ImageImage

PENGOBATAN:

Jika perubahan diketahui sedini mungkin:

1. Pemanasan, diathermy atau dengan sinar laser.

2. Cone Biopsi, mengambil sedikit sel-sel rahim, termasuk yang mengalami perubahan untuk diperiksa.

Jika penyakit sudah sampai tahap pre-kanker:

1. Operasi, yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker, biasanya uterus beserta leher rahimnya.

2. Radioterapi, yaitu menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan secara internal maupun eksternal.

Resiko terserang kanker leher rahim:

>Setiap wanita yang pernah berhubungan seksual

>Berhubungan seksual dengan pasangan yang berbeda-beda

>Merokok, wanita perokok mempunyai resiko yang lebih besar terserang kanker leher rahim

>Banyak melahirkan

>Sering menderita infeksi di daerah kelamin

Sumber: KOMPAS, The Macmillan Visual Dictionary, http://dokter.indo.net.id

RENUNGAN …Untuk diriku sendiri

RENUNGAN  …Untuk diriku sendiri:

Jangan kecewa bila ada yang mengkhianatimu
Jangan sedih bila ada yang menyakitimu
Jangan marah bila ada yang memakimu
Jangan bangga bila ada yang memujimu
Karena semua rasa itu hanyalah pelengkap
Yang tahu dirimu hanyalah dirimu sendiri, dan keluargamu
Penilaian orang terhadapmu bukanlah penentu
Karena yang paling berhak menilai baik burukmu,

hanyalah DIA yang menciptakanmu
Tetaplah menjadi dirimu sendiri,
yang pemaaf, yang tak mudah terpengaruh,
yang berteman dengan kesederhanaan, kesetiaan dan keteguhan hati
Jangan cemaskan bila ada satu dua orang berubah sikap,
karena masih ada beberapa orang yang tetap mau menjadi sahabat
Tetaplah berjalan di jalan yang lurus
Jalan yang bisa membawamu kearah kebaikan
Tetaplah pada prinsipmu…JADILAH DIRIMU SENDIRI
Bila Allah CEPAT mengabulkan doamu,maka Dia menyayangimu
Bila Dia LAMBAT mengabulkan doamu, maka Dia ingin mengujimu
Bila Dia TIDAK mengabulkan doamu, Dia merencanakan sesuatu yang baik untukmu…
Oleh karena itu, berprasangka baiklah pada Allah dalam keadaan apapun…
Karena, kasih sayang Allah mendahului kemurkaanNya.

Kanker Ovarium (Indung Telur)

Kanker ovarium adalah kanker yang terjadi pada ovarium (indung telur). Kanker ini antara lain terjadi karena hormon estrogen dan progesteron tidak seimbang atau masuknya zat karsinogenik seperti bedak tabur dan asbes.

Tindakan yang perlu dilakukan ketika tumbuh kista, yaitu menunggu apakah kista tersebut hanya kista fungsional, kista yang bisa menyusut. Jika diketahui pada stadium dini, bisa dilakukan pengangkatan kista. Namun, jika kista akhirnya diketahui sebagai kanker, perlu pembedahan untuk mengangkat kanker atau ovarium.

Tumbuhnya kista pada ovarium diklasifikasi menjadi dua jenis: jenis yang jinak dan jenis kanker. Kemungkinan tumbuhnya kanker inilah yang perlu dikhawatirkan karena tidak ada gejala yang jelas.

Dengan demikian, pemeriksaan ginekologi rutin perlu dilakukan agar deteksi kanker ovarium bisa dilakukan sedini mungkin, sehingga pengobatannya pun bisa lebih cepat dan tidak membahayakan.

Organ Reproduksi Perempuan:

Gangguan siklus haid, menjadi sangat pendek atau menjadi jauh lebih panjang, harus diwaspadai. Apalagi jika disertai rasa tertekan pada kandung kemih, dubur, maupun organ lain dalam rongga perut, bisa jadi hal itu merupakan gejala kanker ovarium.

Menurut dr. Nasdaldy SpOG Onk, selain sel telur, ovarium juga memproduksi hormon reproduksi, seperti estrogen dan progesteron. Jika sel-sel ovarium terganggu, yang paling mudah dirasa adalah haid yang tidak teratur.

Kanker ovarium sebagian besar berbentuk kista berisi cairan maupun padat. Sebelum tampak pembesaran perut, kista telah menekan organ-organ di daerah perut. Jika menekan kandung kemih, daya tampung kandung kemih berkurang sehingga orang cenderung kencing (beser). Jika menekan dubur, penderita akan sembelit. Kista juga bisa menekan panggul, pembuluh darah dan saraf, menyebabkan perut bagian bawah tegang dan nyeri, terutama saat senggama.

Berbeda dengan kanker leher rahim yang mudah dideteksi dengan Pap-smear, kanker ovarium boleh dikatakan ‘silent killer’ alias pembunuh diam-diam. Pasalnya, ovarium terletak di bagian dalam sehingga tak mudah dideteksi. Sejauh ini belum ada metode deteksi dini yang memuaskan. Akibatnya, 70-80 persen kanker ovarium baru ditemukan pada stadium lanjut dan menyebar (metastesis) ke mana-mana.

Deteksi

Tumor ganas ovarium memang bisa dideteksi lewat petanda (marker) tumor Ca-125. Tetapi, tidak semua tumor ganas ovarium memprodulsi Ca-125.

Deteksi juga bisa dilakukan dengan ultrasonografi (USG) transvaginal. Meski lebih sensitif dibanding USG biasa, tetapi tetap belum bisamendeteksi penyebaran sel tumor. Oleh karena itu, pada pemeriksaan Pap-smear, dokter atau bidan selalu melakukan pemeriksaan dalam untuk melihat ada tidaknya benjolan/kista. Jika terasa benjolan, pasien dianjurkan melakukan USG transvaginal untuk memastikannya. Pemeriksaan penunjang lainnya adalah dengan CT-scan, MRI, maupun pemeriksaan laboratorium.

Penyebab pasti kanker ovarium belum diketahui. Namun, ada beberapa faktor resiko, antara lain menikah, tidak punya atau sedikit anak, keadaan menggunakan bedak tabur di daerah vagina, haid dini, menopause terlambat, terkena radiasi, serta faktor genetik. Sedang yang menurunkan resiko adalah pernah hamil dan mempunyai anak, menggunakan pil kontrasepsi dan sterilisasi.

Umumnya penderita berusia 40 tahun ke atas, namun tidak tertutup kemungkinan anak/remaja bisa terkena, biasanya karena faktor genetik.

Partikel bedak tabur dari vagina bisa naik ke ovarium dan menempel pada luka saat terjadi pelepasan sel telur. Karena bersifat karsinogenik (memicu kanker)), bedak tabur akan mendorong sel ovarium melakukan pembelahan tak terkendali.

Pada stadium sangat dini (IA) dan jenis sel tidak terlalu ganas, tindakannya hanyalah operasi, kemudian diikuti perkembangannya. Pada stadium lebih dari IA, karena resiko kambuh lebih besar maka operasi dilanjutkan dengan kemoterapi. Radiasi tidak digunakan, karena lokasi penyebaran sel kanker terlalu luas. Apalagi organ di rongga perut, seperti hati dan ginjal tidak mampu menahan radiasi dosis tinggi.

Salah satu penyebab tingginya angka kematian adalah penanganan tidak memadai dari dokter sebelumnya. Yaitu operasi mempertimbangkan segi kosmetik, tanpa memastikan tumor jinak atau ganas. Agar luka operasi sekecil mungkin kista hanya dipecah, disedot cairannya, kemudian ditarik kulitnya. Tindakan mencoblos kista meningkatkan stadium kanker karena sel berserakan dan menyebar kemana-mana.

Sumber: KOMPAS, Mac Millan Health Encyclopedia,  dan berbagai sumber lain.

Emosi Jiwa

Jiwa yang rapuh

Jiwa yang labil

Jiwa yang terombang-ambing …

… Entah untuk yang keberapa kalinya kondisi seperti ini berulang kembali…

mempermainkan perasaan, mengoyak hati yang paling dalam, …ingin menyudahi…ingin mengakhiri…tapi ada perasaan lain yang selalu menarik kembali untuk selalu tetap bersemayam dalam hati yang sudah bertuan…

…Entah untuk yang keberapa kalinya jiwa yang lemah kembali tegar…

perlahan menuntun hati yang sempat terkulai menata kembali menjadi semangat, seperti saling takut kehilangan, saling memberi toleransi, saling memberi semangat dan saling mendoakan…

…Saat tersadar akan keaadaan…bahwa semua itu tak mungkin menjadi kenyataan, kembali jiwa yang menjadi korban…menjadi sasaran…saling melukai untuk menutupi rasa sayang…

Dalam hati yang paling dalam…ada dua hati yang saling bicara…saling menyentuh…sesungguhnya cinta itu abstrak…cinta itu absurd… kadang kita tidak mengetahui mau dibawa kemana hati kita…kita mencoba mengikuti…dia lari menjauh, begitu sebaliknya.

Berlindung kepadaNya dan memohon petunjukNya adalah langkah yang utama …karena Dia lah yang mengatur dan menetapkan jalan hidup hambaNya …

*Semoga ada keajaiban ‘kembali’

(catatan harian: Someone Like You) >Wednesday