Masuk Angin & Keluar Angin …….

Istilah masuk angin mungkin hanya ada di negara kita Indonesia.

Jadi ingat waktu masih kerja di sekolah yang sebagian gurunya orang asing. ‘What?’…….. apa itu?’…. pertanyaan pertama yang dilontarkan Ms. Karen (Inggris asli) ketika salah satu teman nyeletuk: “saya masuk angin…”. Setelah teman itu menjelaskan, dia berkomentar lagi sambil tersenyum dan tetap terheran-heran : ….”di negara saya tidak ada penyakit yang namanya …masuk angin..”

(Menurut sumber: Wikipedia)> Masuk angin adalah suatu “penyakit” yang disebabkan karena berkumpulnya gas yang tidak merata di dalam tubuh. Masuk Angin diyakini menjadi penyakit yang nyata, namun saat ini belum ada bukti medis untuk mendukung klaim ini. Penyakit ini mirip influenza karena gejala dan penyebabnya hampir sama

Biasanya penyebab utamanya adalah udara dingin yang berlebihan. Contohnya adalah terlalu lama di ruangan AC, bermain hujan-hujanan, cuaca yang dingin, dan lainnya. Penyebab lainnya adalah terlalu banyak tertawa, salah makan, kurang kentut, atau karena terlalu lelah.

Gejala masuk angin antara lain :

  • Tubuh terasa tidak nyaman
  • Selalu merasa kedinginan (terutama di ujung jari kaki dan tangan)
  • Cegukan
  • Perut kembung
  • Mudah lelah
  • Sering mengantuk
  • Pilek
  • Demam
  • Diare
  • Mual dan muntah

Pengobatan yang biasanya dilakukan adalah dengan diurut, digosok dengan minyak gosok, atau minum air hangat. Selama menderita masuk angin, penderita tidak boleh berada di ruangan dingin (terutama ruangan AC) dan tidak boleh terlalu lelah. Karena ini, banyak orang pernah tewas akibat heatstroke, yang merupakan kondisi medis yang nyata.

Keluar Angin (buang angin) > tidak ada referensi khusus yang membahas istilah ini. Tetapi, apabila kita mengalami masuk angin, belum nyaman rasanya kalau ‘angin’ tersebut masih bercokol dalam tubuh kita. Kebanyakan dari kita selain cara diatas, ada cara tradisional untuk menyembuhkannya, yaitu dengan cara dikerok (menggunakan koin/uang logam  dengan terlebih dulu diolesi minyak kayu putih, biasanya di bagian punggung).

Jadi….mana yang anda pilih?

~ by Elly Rosali on 18 January, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Kompilasi Perkara Yogi Saputro

Menulislah, mungkin suatu saat berguna...

Flaschenpost

125˚ EAST / 1˚ NORTH

Jaka Grosir On Line

Grosir Baju Anak Dan Dewasa

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

Arip Blog

Aku berpikir dan berpikir dan mengada-ada!

NengWie

Lelengkah halu di Pangumbara'an

Wind Against Current

Thoughts on kayaking, science, and life

sianakdesa

-just another part of me-

Flickr Comments

I like to support interaction

A Shade Of Pen

A journey of exploration of my ownself and yours as well!

Jared Gulian

Author of 'Moon Over Martinborough: How an American city boy became a Kiwi farmer'

Bams' Blog

FAMILY | FRIENDSHIP | PHOTOGRAPHY | BUSINESS |

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Blog Deni Mulyadi

Berbagi Ilmu dengan Media Blog

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Matahari Senja

melukis pendar cahaya untuk dunia...

Hujan Jam 13

".......Sebagaimana Hujan Yang Purba......"

%d bloggers like this: