BALI diguncang Gempa 6,8 SR.

Kamis, 13 Oktober 2011

11.16 wita (di rumahku Dewata Permai – Sading – Denpasar)

Panik ..

Lagi di depan laptop, bolak-balik buka tutup email dan ganti password, gara-gara akun fb kena virus atau di-hack. Tiba-tiba kaca jendela bunyi kretek-kretek, kursi, meja bergoyang. Waduh! gempa nih … mau keluar bingung, matikan TV, lari ke dapur…keinget juga takut kompor masih nyala, baru lari keluar rumah, tetangga juga termasuk anak-anak mencari tempat yang aman, yaitu jalan depan rumah masing-masing.

Beberapa detik…sepertinya aman, aku kembali masuk ke rumah, ngambil HP dan … matikan laptop…aduh..tangan gemeteran…log out beberapa window …haraagh…lama banget..sudah selesai kututup laptop. Kembali lagi ke jalan depan rumah. Tetangga masih pada di luar rumah juga. Aman!

>saudara, teman-teman yang diluar bali ada yang sms dan langsung tlp, tanya…gimana?

>terima kasih perhatiannya 🙂

Padahal ngantuk…

Mau tidur masih pikir-pikir….jangan-jangan ada lagi… sambil nonton TV tapi sambil tiduran….eeeh ketiduran, terbangun dengar suara TV. Refi, anakku datang dari sekolah, dia cerita sebenarnya siswa sudah dipulangkan dari kejadian gempa tadi, tapi dia ke rumah sepupunya dulu ngambil jam tangannya yang dititipkan.

Refi tidur…

Tiba-tiba….goyang lagi…tapi tidak sekeras tadi… langsung lari ke kamar Refi, ….Fi…Fi…bangun…bangun…gempa lagi…

masih pusing mungkin…dia terbangun…clingak-clinguk..tidur lagi…

…….HP bunyi…suamiku tlp…”disitu gempa lagi gak?” ….

…………………………….berdoa selalu berdoa mohon perlindunganNya…………………….

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>…………….<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

Gempa terjadi di 143 km barat daya Nusa Dua dengan kedalaman 10 km.  Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Jakarta – Gara-gara gempa 6,8 SR di lepas pantai Nusa Dua, Bali, Bandara Ngurah Rai, Denpasar kena dampak. Plafon dan dinding keramik gedung bandara berjatuhan.

“Di Ngurah Rai Bali, di terminalnya ada beberapa plafon akustik yang berjatuhan kemudian ada untuk di gedung perkantorannya di beberapa dinding keramik jatuh, lepas, dan semua langsung dilakukan pembersihan,” jelas Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Bambang S Ervan ketika dihubungi detikcom, Kamis (13/10/2011).

Sementara penerbangan berjalan seperti biasa, tidak ada pengaruh terhadap landasan.

Sedangkan di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Benoa, dan Pelabuhan Padang Bai tidak ada kendala walupun getaran gempa terasa keras sekali. Semua bangunan dan fasilitas tidak ada kerusakan.

“Operasional pelabuhan terus berjalan. Hanya di Pelabuhan Lembar (Lombok) saja yang belum bisa kita kontak,” jelas Bambang.

(nwk/asy) >Sumber: detikNews.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s