Jangan Takut Psikotes!

Setiap calon karyawan umumnya melewati tahap psikotes. Ini adalah hal biasa yang diselenggarakan setiap perusahaan. Psikotes tidak perlu ditakuti dan tidak bisa dipelajari sebelumnya. Karena hal ini akan mengambarkan kepribadian dan potensi kita yang ssebenarnya.

Psikotes yang digelar pada rekruitmen di sebuah perusahaan merupakan suatu tes yang digunakan untuk menganalisa potensi, bakat dan jenis pekerjaan yang sesuai dengan calon karyawan.

Umumnya materi psikotes terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA) yang meliputi verbal, logika, dan kuantitatif. Kemudian Tes Kepribadian yang meliputi Wartegg Test (tes menggambar), EPPS, dll. Lalu Tes Kemampuan Khusus seperti Pauli atau Kraeplin.

Saat ini banyak beredar buku-buku tentang psikotes di pasaran. Namun, kalau sekedar mencontoh apa yang ada di dalam buku, kita tidak akan tahu potensi kita yang sebenarnya. Lantas, bagaimana cara untuk menghadapi psikotes?

Siapkan mental

Agar mental siap dalam mengerjakan psikotes, maka usahakan datang 15 menit sebelum psikotes dimulai agar kita dapat mengetahui situasi dan kondisi perusahaan dimana kita akan bekerja.

Siapkan fisik

Sehari sebelum pelaksanaan psikotes, beristirahatlah dengan cukup. Biasanya psikotes digelar seharian penuh atau sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Karena itu, istirahat yang cukup sangat dibutuhkan sehingga saat mengerjakan tes kondisi tubuh kita tetap segar an bersemangat.

Siapkan alat tulis

Selain istirahat yang cukup, siapkan juga alat tulis. Memang ada perusahaan yang menyediakan alat tulis, namun apa salahnya kita juga membawa sendiri peralatan tulis sebagai cadangan.

Konsentrasi

Sebelum psikotes dimulai, jangan lupa bedoa untuk mengkondisikan pikiran dan perasaan kita tetap tenang. Hal ini dapat membantu kita berkonsentrasi selama psikotes. Konsentrasi sangat penting dalam memperhatikan dan mendengarkan semua instruksi yang diberikan setiap pergantian tes. Salah satu manfaat psikotes bagi pelakunya adalah mengoptimalkan kemampuan. Bahkan bila kita sudah bekerja dan merasa belum optimal, dengan melakukan psikotes unofficial dapat diketahui potret psikologis sehingga kelebihan dan kelemahan kita dapat dipakai sebagai pengambilan keputusan dalam berkarir. Termasuk mengajukan diri untuk dimutasi pada jenis pekerjaan yang memang sesuai dengan potensi kita.

Jadi, jangan takut akan psikotes! Namun, siapkan dan kerjakan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan berhasil.

(Sumber: KOMPAS >Dian R. Fajar Ratih, S.Psi.)

~ by Elly Rosali on 9 October, 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Kompilasi Perkara Yogi Saputro

Menulislah, mungkin suatu saat berguna...

Flaschenpost

125˚ EAST / 1˚ NORTH

Jaka Grosir On Line

Grosir Baju Anak Dan Dewasa

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

Arip Blog

Aku berpikir dan berpikir dan mengada-ada!

NengWie

Lelengkah halu di Pangumbara'an

Wind Against Current

Thoughts on kayaking, science, and life

sianakdesa

-just another part of me-

Flickr Comments

I like to support interaction

A Shade Of Pen

A journey of exploration of my ownself and yours as well!

Jared Gulian

Author of 'Moon Over Martinborough: How an American city boy became a Kiwi farmer'

Bams' Blog

FAMILY | FRIENDSHIP | PHOTOGRAPHY | BUSINESS |

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

Blog Deni Mulyadi

Berbagi Ilmu dengan Media Blog

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Matahari Senja

melukis pendar cahaya untuk dunia...

Hujan Jam 13

".......Sebagaimana Hujan Yang Purba......"

%d bloggers like this: